[Parenting] Jaman sekarang, masalah belajar pada anak-anak itu ada seni tersendirinya. Jika di jaman dulu, era tahun 70-an dan 80-an, orang tua lazim meminta anak untuk berdiri di pojok meja makan untuk memberikan setoran hafalan perkalian dan pembagiannya. Dengan sigap berdiri tegap, tangan lurus ke bawah, anak mengeluarkan suara lantangnya untuk menyebut perkalian dan pembagian satu hingga sepuluh yang sudah berhasil dihafalnya.
Jaman sekarang, setelah konon melalui proses pemikiran tentang metode belajar yang benar, metode memberikan setoran hafalan perkalian dan pembagian ini tidak lagi digunakan. Katanya sih metode memberikan setoran hafalan ini hanya membuat anak menghafal mati saja tapi tidak mengerti cara pengerjaannya dan penerapan perkalian dan pembagian itu dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge: Pengalaman Baru di Level Lanjut
Kamis, 24 Maret 2016
[Lifestyle] Keluargaku adalah keluarga penggemar teknologi. Bisa dikatakan, tidak ada barang elektronik yang berusia panjang di rumahku. Kurang dari 2 tahun, biasanya barang elektronik di rumahku sudah berganti dengan model terbaru.
Boros? Nggak juga sih. Karena sesungguhnya, teknologi itu diciptakan justru untuk memudahkan pekerjaan dan tugas kita sebagai manusia di muka bumi (eciyeee,,, bahasaku berat).
Dulu sekali, orang memerlukan untuk memikirkan sebuah sandi yang bisa dikenal oleh kelompok lain agar mereka tidak lelah harus menempuh jarak yang jauh hanya untuk mengirimkan sebuah pesan dengan cepat. Maka, muncullah teknologi telepon. Tapi, telepon memerlukan kabel. Jadi dimunculkan telegram. Dan kecepatan mesin teknologi membaca kode-kode yang dikirim oleh telegram secara otomatis, mengilhami untuk munculnya teknologi komputer dan internet. Lalu beranjak ide untuk mengintegrasikannya dalam sebuah telepon genggam.
Boros? Nggak juga sih. Karena sesungguhnya, teknologi itu diciptakan justru untuk memudahkan pekerjaan dan tugas kita sebagai manusia di muka bumi (eciyeee,,, bahasaku berat).
Dulu sekali, orang memerlukan untuk memikirkan sebuah sandi yang bisa dikenal oleh kelompok lain agar mereka tidak lelah harus menempuh jarak yang jauh hanya untuk mengirimkan sebuah pesan dengan cepat. Maka, muncullah teknologi telepon. Tapi, telepon memerlukan kabel. Jadi dimunculkan telegram. Dan kecepatan mesin teknologi membaca kode-kode yang dikirim oleh telegram secara otomatis, mengilhami untuk munculnya teknologi komputer dan internet. Lalu beranjak ide untuk mengintegrasikannya dalam sebuah telepon genggam.
Life Skill For Your Kids
Rabu, 23 Maret 2016
[Parenting]
Tulisan ini bermula dari kejadian beberapa hari yang lalu ketika aku terpaksa harus berargumentasi dengan seorang ibu di suatu tempat. Ceritanya gini:
"Hei, baju lo bagus deh." Aku spontan memuji pakaian yang dikenakan oleh seorang ibu. Dia temanku, perempuan yang cukup berada dan memang selalu chic ketika memadu-padankan pakaian.
"Makasih, Ade. Ini gue jahit sendiri. Keren ya?"
"Iya keren banget. Coba gue lihat potongannya, siapa tahu gue bisa contoh." hehehe, karena aku bisa menjahit aku memang sering memperhatikan cutting sebuah model pakaian. Jika kita sudah mengetahui cutting sebuah model pakaian, maka kita insya Allah bisa membuat duplikatnya sendiri nanti.
Tulisan ini bermula dari kejadian beberapa hari yang lalu ketika aku terpaksa harus berargumentasi dengan seorang ibu di suatu tempat. Ceritanya gini:
"Hei, baju lo bagus deh." Aku spontan memuji pakaian yang dikenakan oleh seorang ibu. Dia temanku, perempuan yang cukup berada dan memang selalu chic ketika memadu-padankan pakaian.
"Makasih, Ade. Ini gue jahit sendiri. Keren ya?"
"Iya keren banget. Coba gue lihat potongannya, siapa tahu gue bisa contoh." hehehe, karena aku bisa menjahit aku memang sering memperhatikan cutting sebuah model pakaian. Jika kita sudah mengetahui cutting sebuah model pakaian, maka kita insya Allah bisa membuat duplikatnya sendiri nanti.
Indah Nuria Teman yang Asyik
[Lifestyle] Siapa partner in crimeku dalam berbelanja? Dialah Indah Nuria Savitri.
hehehehehe.
Semua bermula ketika kami bertemu di group ngobrol embak ceria.
hehehehehe.
Semua bermula ketika kami bertemu di group ngobrol embak ceria.
Jangan Panggil Aku Anita
Kamis, 17 Maret 2016
[Parenting] Namaku, Ade Anita. Simple. Rata-rata, semua orang bisa melafalkannya dengan baik insya Allah, termasuk Cinta Laura pun bisa melafalkannya dengan sempurna (*apa sih?). Ada sebuah kisah di balik namaku ini. Cerita yang selalu berulang diceritakan oleh orang tuaku padaku.
Tulus dalam Berteman
Rabu, 16 Maret 2016
[Parenting] Kemarin dan beberapa hari sebelumnya, di kalangan blogger berhembus sebuah kabar bahwa Google bersikap tegas pada kegiatan komersial backlink. Jadi, pada transaksi dimana seseorang dibayar oleh orang lain agar menyisipkan backlink untuk pihak tertentu itu dilarang keras oleh Google. Maka, bisa ditebak... hebohlah para blogger yang mencari rezeki dari pekerjaannya sebagai seorang reviewer dan buzzer.
Jodoh pasti Bertemu
Minggu, 13 Maret 2016
[Pernikahan] Semua orang yang normal, pasti akan merasa bahagia ketika sedang jatuh cinta. Bunga yang berwarna putih, terlihat semakin cemerlang putihnya. Langit tiba-tiba menjadi hamparan yang bisa melahirkan kekaguman yang puitis. Dan senyum, rasanya tidak pernah mau dilepas dari ukirannya di bibir.
Jatuh cinta. Apakah harus hadir agar sebuah pernikahan bisa terjadi?
Jatuh cinta. Apakah harus hadir agar sebuah pernikahan bisa terjadi?
Teman Ngeblogku kalian: EMBAK CERIA
Jumat, 11 Maret 2016
[Lifestyle] : Sebenarnya, aku tuh ngeblog suka rada-rada malas. Blogger angot-angotan memang diriku ini. Jika sedang bersemangat menulis, aku bisa menulis banyak banget dalam satu hari. Rasanya ide tuh banjir. Tapi jika sedang tidak ingin menulis, ya ampun. Menulis 1 artikel saja dalam 1 minggu tuh malasnya minta ampun deh. Tapi nekadnya, aku malah mengelola 3 buah blog. wkwkwkw. Malas tapi nekad.
Langganan:
Postingan (Atom)








